Sabtu, 18 Desember 2010

Jangan Mau diBohongi


Ada yang lucu di Reality show kita sekarang ini. Kebanyakan membodohi dan sulit dinalar dengan logika yang kita miliki. Beberapa hari yang lalu saya sempat menyaksikan reality show yang ditayangkan di ANTV. Rata-rata relity show yang ditayangkan itu bener-bener bohong. Saya berani menjamin 100% itu hanya rekayasa.
Jika menurut saya sebagai anak Komunikasi banyak sekali cara pengambilan gambar yang mustahil dilakukan jika itu benar-banar merupakan reality show. Banyak sekali “close up” yang diperlihatkan baik itu host, klien atao pada saat melakukan pengejaran. Mana mungkin seorang cameramen mampu mengambil gambar crew yang sedang mengejar target dari arah depan dan dibelakang sama sekali tidak ada kru lain yang membuntuti.
Patut dipertanyakan mengapa masyarakat seolah dibodohi dengan acara yang ada?.. kebohongan-kebohongan yang selalu dilakukan ini seolah mampu membuat acara yang dibuat semakin menegangkan dan mampu membuat hati pemirsa menjadi berdebar kencang. Ada juga reality show yang sangat merendahkan harga diri sendiri. Lihat saja Take me out atau take him out. Yang dengan PDnya mampang di TV karena tidak laku.
Namun ada satu reality yang show yang menurut saya wajib ditonton, itu adalah “Kick Andy” yang mampu mengangkat realitas-realits social yang sangat jarang menjadi pembahasan masyarakat. Acara ini di kemas dengan sangat menarik dan mampu membuat pemirsa tidak merasa bosan. Guyonan-guyonan khas yang dilakukan Andy membuat semua pemirsa menjadi merasa terhibur.
Yang perlu di pertanyakan pada acara televisi saat ini adalah “ mampu atau tidakkah membuat acara reality yang menari dan tidak membohongi.?
Sebagian masyarakat awam terkadang percaya begitu saja pada acara yang bohong tersebut. Itu karena kurang mengertinya masyaraka Indonesia tentang dunia pertelevisiasn.
Jadi… Jangan pernah mau dibohongi dengan acara Reality show. Asih banyak acara yang lebih mendidik.

Film Indonesia Makin Payah


Perfilman Indonesia tak ada habisnya dalam membuat tontonan film. Namun film-film yang kini kian marak bermunculan adalah film-film yang masih jauh dari kata “Bermutu”. Mungkin ada sebagian film yang bermanfaat dan berniai tinggi, semisal saja; Sang Pencerah yang berani mendobrak perfilman Indonesia dengan mengankat sejarah Organisasi yang ada di Indonesia. Meskipun di Indonesia kini marak dengan film-film yang tak mendidik.
Namun presentasi film-film yang memiliki nilai masih jauh disbanding dengan film-film yang hanya mempertontonkan sensualitas. Film-film yang mengandung unsure seks kian lama kian menjamur. Higga Maxima Picture menggunakan Maria Ozawa atau yang kita kenal Miyabi untuk membuat filmnya laku. Dan dilihat banyak penonton.
Dalam sebuah seminar, A. Nawir Hamzah menjelaskan bahwa orang-orang yang kini berada di dunia perfilman hanyalah orang-orang yang salah naik kereta dan memanfaatkan “Lakunya” film-film yang kini bermunculan. Sedangkan orang-orang yang sudah terdidik dalam dunia perfilman kalah dengan orang-orang yang berduit.
Memang tak bisa disangkal bahwa keuntungan berusaha di dunia perfilman sangatlah besar. Tetapi apa lantas dengan keuntungan yang besar itu semua orang memasuki dunia perfilman. Hingga semua di coba untuk membuat film yang dibuatnya laku keras dan mampu merayu masyarakat untu berbondong-bandong dating ke bioskop hanya untuk melihat film yang tanpa nilai tersebut.
Masih teringat dalam otak kita tentang pertengkaran Julia Perez dan Dewi Persik. Seolah-olah itu hanya dibuat untuk membuat film yang sedang diproduksi laku keras. Konflik yang seolah-olah timbul itu membuat banyak orang penasaran dan ingin melihat film yang sedang di produksi.
Inilah jika idealitas orang-orang perfilman kalah dengan besarnya nilai rupiah yang akan didapat jika membuat film yang laku keras dan mendapat iklan. Dan ini bukan hanya film. Ternyata juga sinetron yang semakin di gandrungi ibu-ibu. inilah yang membuat perfilman di Indonesia makin Payah.

Jumat, 29 Oktober 2010

Fungsi Komponen-Komponen Komputer


Motherboard

Motherboard adalah komponen komputer tempat kita menancapkan atau memasangkan komponen-komponen komputer lainnya seperti processor, video card, sound card, hard disk, dan lain sebagainya. Motherboard berfungsi untuk menghubungkan setiap komponen-komponen komputer tersebut agar bisa saling berkomunikasi satu sama lain. Setiap motherboard memiliki spesifikasi-nya masing-masing, spesifikasi seperti processor apa yang didukungnya dan berapa kapasitas maksimal RAM yang didukung oleh motherboard tersebut.

Processor


Jika sebuah komputer diibaratkan sebagai seorang manusia, maka processor adalah otak manusia tersebut. Processor atau CPU (Central Processing Unit) adalah sebuah komponen komputer yang bertugas untuk mengeksekusi instruksi atau melakukan perhitungan-perhitungan. Sebelum membeli sebuah processor kalian harus mencari tahu terlebih dahulu socket processor apa yang dimiliki oleh motherboard kalian, apakah socket AM2, socket LGA 775, atau lain sebagainya.

RAM


RAM adalah singkatan dari Random Access Memory, yaitu sebuah komponen komputer yang berfungsi untuk menyimpan data sementara dari suatu program yang sedang kita jalankan dan data-data tersebut bisa diakses secara acak atau random. Sebelum membeli sebuah RAM kalian harus mencari tahu terlebih dahulu slot RAM apa yang dimiliki oleh motherboard kalian, apakah SDRAM, DDR, DDR2, atau lain sebagainya.

Video Card


Video card ini adalah komponen komputer yang berfungsi untuk menghasilkan output gambar untuk ditampilkan di monitor. Sebelum membeli sebuah video card, kalian harus mencari tahu terlebih dahulu slot video card apa yang dimiliki oleh motherboard kalian, apakah slot PCI, AGP, PCI-X, PCI Express, atau lain sebagainya.

Sound Card


Sound card adalah sebuah komponen komputer yang berfungsi untuk menghasilkan suara dan menyediakan port-port inputan dan outputan. Sound card biasanya telah disediakan secara onboard di motherboard-motherboard baru yang ada di pasaran saat ini, jadi kalian tidak perlu mengeluarkan dana ekstra untuk membeli sebuah sound card.

Hard Disk


Hard disk adalah komponen komputer tempat kita menyimpan data. Semakin besar kapasitas hard disk yang kita miliki di komputer kita maka semakin banyak juga data yang bisa kita simpan di komputer kita tersebut. Sebelum membeli hard disk kalian harus mencari tahu terlebih dahulu interface hard disk apa yang dimiliki oleh motherboard kalian, apakah IDE, SCSI, SATA, atau lain sebagainya.

Optical Disc Drive


Walaupun tanpa sebuah optical disc drive komputer kita bisa nyala atau berfungsi, tetapi rasanya tanpa komponen komputer yang satu ini komputer kita seperti terisolasi dari dunia luar, terisolasi dari dunia luar maksudnya kita akan kesulitan jika suatu saat ingin meng-copy data, meng-install program, menonton film VCD atau DVD, yang semuanya tersimpan di dalam sebuah keping CD atau DVD. Optical Disc Drive ini bisa berupa CD-ROM, DVD-ROM, DVD-RW, Blue-Ray, atau lain sebagainya. Sebelum membeli sebuah optical disk drive kalian harus mencari tahu dulu interface apa yang dimiliki oleh motherboard kalian, apakah IDE, SATA, atau lain sebagainya.

Monitor


Monitor adalah komponen komputer yang berfungsi untuk menampilkan gambar yang di-output dari video card. Monitor komputer yang banyak tersedia di pasaran saat ini adalah monitor CRT (monitor tabung) dan monitor LCD, namun saat ini kebanyakan orang-orang lebih memilih menggunakan monitor LCD (terutama di kantor-kantor) karena monitor LCD ini selain tampilannya lebih modern, juga memiliki kelebihan lainnya yaitu hemat space dan hemat listrik.

Keyboard


Keyboard adalah sebuah komponen komputer inputan yang berfungsi sebagai alat untuk mengetikkan sesuatu. Selain keyboard standard, keyboard komputer saat ini memiliki model bermacam-macam, seperti keyboard mini, keyboard fleksibel yang bisa dilipat, keyboard wireless yang menggunakan bluetooth, dan lain sebagainya.

Mouse

Mouse adalah komponen komputer inputan yang berfungsi untuk menggerakan cursor di layar monitor kita dan untuk meng-klik sesuatu seperti tombol-tombol di sebuah program aplikasi. Mouse juga bermacam-macam modelnya, ada mouse standard, mouse untuk keperluan gaming, mouse wireless yang menggunakan bluetooth, dan lain sebagainya.

Power Supply


Ibarat sebuah mobil yang tidak bisa berjalan jika tidak memiliki bahan bakar, maka sebuah komputer pun tidak akan bisa nyala atau berfungsi jika tidak memiliki power supply atau PSU (Power Supply Unit) ini. Power supply adalah sebuah komponen komputer yang berfungsi untuk mensuplai arus listrik ke komponen-komponen komputer lainnya seperti motherboard, hard disk, optical disk drive, dan lain sebagainya.

Casing


Casing komputer adalah sebuah komponen komputer yang berfungsi sebagai tempat kita meletakkan atau menempelkan motherboard, power supply, optical disc drive, hard disk, dan lain sebagainya. Casing komputer ini dibedakan berdasarkan ukurannya yang sering disebut juga sebagai form factor (seperti ATX dan Micro ATX) dimana form factor ini mengacu kepada form factor motherboard yang didukungnya.

Sumber :http://komponenkomputer.com/fungsi-masing-masing-komponen-komputer.php

Kamis, 22 April 2010

Selamat Tinggal


Sebuah cinta yang aku bangun mungkin akan menjadi sebuah kenangan dalam cinta yang sudah tak jelas mau dibawa kemana. Awalnya aku memang sangat enghargai hubungan ini, hingga ak tak kan pernah amau untuk mengakhiri hubungan aku dengan dia.. tapi karena sebuah kesalahan maka mungkin ini lah yang terbaik.. kealahan yang tak tau dimulai dari siapa. tapi yang pasti aku meras di duakan. mungkin dulu aku terima jika harus di 2 kan. namun kini cukup suda semua yang aku rasa.. aku tak sanggup jika harus selalu begini.
kata-kata bosan yang selalu ia lontarkan kpadaqu, malas juga uyang tak ragu ia katakan kepadaqu.
mungkin memang ia bosan dengan qu.. karena malam ini ak tak membaca sms darinya, ketika di telpon selalu di reject.. Aku capek jika harus seperti ini.. Kapan ia sadar dan membuka matanya...
apakah harus ku sudahi semua ini...?????

Kamis, 19 November 2009

2 Lembaga tak Mau Kalah


Aneh juga, jika dua lembaga hukum di negara kita ini malah meributkan hal-hal yang tak begitu penting.

KPK vs POLRI ato cicak vs Buaya. Sampai saat ini masih belum ada yang mau mengalah. Kedua nya saling bersi tengang untuk mempertahankan argument mereka.lihat saja kutipan berita ini..

“Kapolri Bambang Hendarso Danuri (BHD) kembali menegaskan dirinya dan para pejabat Polri lainnya tak akan mundur dari jabatannya. Hal ini menyusul desakan mundur yang semakin santer digaungkan oleh banyak pihak, termasuk juga Tim 8.

"Tidak ada yang akan mengundurkan diri di antara kami," ujar Kapolri dalam rapat kerja Komisi III DPR dengan Polri, Kejagung, KPK di Gedung DPR RI Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (19/11/2009).

Terkait berbagai macam isu yang menghantam Polri akhir-akhir ini, BHD menegaskan Polri akan tetap solid. Dia bahkan menyatakan tidak ada prinsip di Polri untuk mundur.

"Tidak ada yang akan mundur kecuali masa pensiun, kecuali diundurkan oleh Yang Maha Kuasa. Prinsipnya untuk mundur tidak ada, prinsipnya kesatuan Polri solid," tegas BHD.

Pada kesempatan itu, Kapolri juga ditanya salah satu anggota Komisi III DPR bahwa Polri adalah lembaga superbody. Hal ini menyusul kondisi terakhir yang merupakan dampak dari kasus kriminalisasi KPK di mana kekuatan Polri nampak seperti tak terbatas. Atas pertanyaan itu, BHD dengan tegas membantahnya.

"Kami tidak sama sekali lembaga superbody, kami menyadari kami adalah pelayan, pengayom dan penegak hukum," tegas dia.

BHD menjelaskan bahwa Polri sebagai lembaga penegak hukum di Indonesia akan senantiasa melakukan tugas sesuai prosedur yang ada.”


"Kalau ada fitnah oknum kami di lapangan dan melakukan tindakan tidak percaya, pastinya akan kami tindak dengan hukum. Tidak benar bahwa kami lembaga superbody," tutur BHD.


Bagaimana Indonesia bisa aman dan tentram jika antara sesama lembaga Hukum saling bersi tegang hingga menjadi konsumsi publik.

Yang rakyat butuhkan adalah keamanan yang terjamin. Bukan orang-orang yang dipercaya malah saling menyalahkan.

Kamis, 23 Juli 2009

Guruku Jahat


Baru satu minggu sekolah memasuki hari efektif. Mungkin banyak siswa yang telah mendapatkan pengalaman batu di dalam mencari ilmu. Namun masih ada saja oknum yang melakukan kekerasan dalam dunia pendidikan.
Namun kali ini bukan dalam Masa Orientasi Siswa (MOS), namun dalam masa efetif. Sebut saja Yolanda, siswa kelas tiga Sekolah Dasar asal Sumatra Utara ini mendapatkan bogeman mentah dari kepala sekolahnya.
Kejadian ini berawal ketika Yolanda ingin menenangkan teman-temannya yang rebut di dalam kelas. Dalam usahanya menenangkan kelas ia melakukan segala cara, bahkan ia memukul-mukul meja yang naasnya kepala sekolahnya berada di ruangan sebelahnya. Dan mengira bahwa Yolanda yang menyebabkan kegaduhan itu. Tanpa banyak pikir dua kali tamparan dilayangkan ke pipi Yolanda.
Kasihan sekali Yolanda, berniat menenangkan temannya yang sedang gaduh, malah Yolanda sendiri yang terkena batunya dengan mendapatkan tamparan dari kepala sekolahnya. Namun, sang kepala sekolah pun itu ia lakukan karena Yolanda tidak menjawab ketika ia ditanya siapa yang memukul-mukul bangku.
Namun seharusnya tidak usah ada kekerasan yang terjadi didalam dunia pendidikan. Apalagi hingga membuat siswa yang mengalami kekerasan tersebut menjadi trauma masuk sekolah. dan dimana kewibaan seorang kepala sekolah hingga tega memukul sisiwanya yang baru duduk di kelas tiga SD, apalagi ia perempuan.
Beginilah potret pendidikan di Indonesia, satu masalah belum selesai ada lagi masalah yang menghampiri. Di daerah lain ada siswa yang sekolahnya di segel Wali Kota, di tempat lain pula terjadi kekerasan.
Perploncoan dalam MOS sedikit demi sedikit sudah teratasi, kini malah kepala sekolah yang melakukan kekerasan

Sabtu, 30 Mei 2009

Realityqu bohong..


Acara televisi lagi-lagi menyuguhkan acara-acara yang bersifat kebohongan public. Dan ramalan AGB Nelson ternyata memang benar-benar terjadi. Pada tahun 2006 AGB Nelson meramalkan bahwa di Indonesia pada tahun 2009 akan banyak program tetang “realityshow”. Seiring dengan itu realityshow yang ditayangkan kebanyakan hanya bohongan, bukan realita yang terjadi di masyarakat.
Apakah ini potret hiburan televisi di Idonesia?. Realityshow yang berhubungan dengan cinta, religi, dengan keluarga dan lain sebagainya semakin banyak disuguhkan. Namun masyarakat seolah diam dan menerima kebohongan itu sebagai kenyataan yang memang benar-benar terjadi. Penikmatnyapun dari segala usia, mulai dari ibu-ibu dan remaja. Entah begaimana mereka menikmati acara yang pada dasarnya hanya kebohongan public?.
Setelah infotaiment tentang gosip-gosip, sinetron yang tidak mendidik,sekarang ditambah dengan acara realityshow yang membuat mabuk kepayang ibu-ibu rumah tangga dan banyak remaja putri yang ikut menyaksikannya. Lalu, acara apa lagi yang akan membuat pemirsa televisi menerima kebohongan yang dibuat oleh produser. Dari 10 stasiun TV nasional, yang benar-benar menyuguhkan berita dan pendidikan hanya dua. Metro TV, dan TV One. Kedua stasiun televisi tersebut lebih banyak menayangkan berita-berita dan dialog interaktif yang pastinya membuat masyarakat berpikiran lebih bagus.
Sedangkan stasiun televisi yang dengan nyata-nyata memberi nama”Televisi Pendidikan Indonesia” yang lebih dikenal dengan TPI, acara-acara yang ditayangkan malah tidak berbobot. Ambil saja “si Entong dan Ronaldowati” acara yang ditujukan kepada anak-anak. Malah memberikan adegan-adegan yang tidak mendidik. Boneka bisa berjalan, boneka bisa bermain bola, entong memiliki sandal ajaib. Itukah acara mendidik, belum lagi realityshow yang di tayang kan TPI “Curhat” yang mengklaim akan menyelesaikan masalah, malah akan memperkeruh masalah.
Sekali lagi, siapa yang disalahkan?. Stasiun televisi yang menayangkan acara itu, ataukah pemirsa yang mau dengan mudah dibohongi, atau malah pemerintah yang membiarkan acara seperti itu semakin menjamur.

Tontonan Yang Malang

Acara televisi lagi-lagi menyuguhkan acara-acara yang bersifat kebohongan public. Dan ramalan AGB Nelson ternyata memang benar-benar terjadi. Pada tahun 2006 AGB Nelson meramalkan bahwa di Indonesia pada tahun 2009 akan banyak program tetang “realityshow”. Seiring dengan itu realityshow yang ditayangkan kebanyakan hanya bohongan, bukan realita yang terjadi di masyarakat.
Apakah ini potret hiburan televisi di Idonesia?. Realityshow yang berhubungan dengan cinta, religi, dengan keluarga dan lain sebagainya semakin banyak disuguhkan. Namun masyarakat seolah diam dan menerima kebohongan itu sebagai kenyataan yang memang benar-benar terjadi. Penikmatnyapun dari segala usia, mulai dari ibu-ibu dan remaja. Entah begaimana mereka menikmati acara yang pada dasarnya hanya kebohongan public?.
Setelah infotaiment tentang gosip-gosip, sinetron yang tidak mendidik,sekarang ditambah dengan acara realityshow yang membuat mabuk kepayang ibu-ibu rumah tangga dan banyak remaja putri yang ikut menyaksikannya. Lalu, acara apa lagi yang akan membuat pemirsa televisi menerima kebohongan yang dibuat oleh produser. Dari 10 stasiun TV nasional, yang benar-benar menyuguhkan berita dan pendidikan hanya dua. Metro TV, dan TV One. Kedua stasiun televisi tersebut lebih banyak menayangkan berita-berita dan dialog interaktif yang pastinya membuat masyarakat berpikiran lebih bagus.
Sedangkan stasiun televisi yang dengan nyata-nyata memberi nama”Televisi Pendidikan Indonesia” yang lebih dikenal dengan TPI, acara-acara yang ditayangkan malah tidak berbobot. Ambil saja “si Entong dan Ronaldowati” acara yang ditujukan kepada anak-anak. Malah memberikan adegan-adegan yang tidak mendidik. Boneka bisa berjalan, boneka bisa bermain bola, entong memiliki sandal ajaib. Itukah acara mendidik, belum lagi realityshow yang di tayang kan TPI “Curhat” yang mengklaim akan menyelesaikan masalah, malah akan memperkeruh masalah.
Sekali lagi, siapa yang disalahkan?. Stasiun televisi yang menayangkan acara itu, ataukah pemirsa yang mau dengan mudah dibohongi, atau malah pemerintah yang membiarkan acara seperti itu semakin menjamur.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Host