Selasa, 13 Desember 2011

Kisruh Tak Berujung


Terulang lagi apa yang dulu terjadi, bahkan sekarang lebih parah. PSSI induk sepak bola di Indonesia terbelit masalah yang sama seperti saat kepemimpinan Nurdin Halid. Sekarang pada kepemimpinan Johar Arifin masalah lebih parah. Jika dulu karena kurangnya prestasi Timnas dan ada 2 kompetisi yang berjalan. Sekarang adanya dua kompetisi itu terulang kembali hingga membuat Rahmad Dramawan Mengundurkan diri dari kursi Pelatih Timnas U23.

Berawal dari ketidak puasan beberapa klub yang hendak mengikuti Liga Indonesia dengan nama Liga Prima Indonesia (LPI) , ketidak puasan itu bukannya tidak beralasan, beberapa klub yang merasa tidak puas itu disebabkan adanya 24 Tim peserta liga. Enam klub yang dimasukkan sebagai tambahan adalah beberapa klub yang pada musim lalu mengikuti Liga Premier Indonesia.

Banyak protes yang dilayangkan kepada PSSI, namun PSSI hanya diam seribu bahasa. Alasan ditolaknya Liga dengan 24 Tim adalah lamanya waktu Turnamen dan jadwal yang padat. Bisa dibayangkan jika Kompetisi di Indonesia diikuti 24 Tim, pasti akan memakan waktu setahun lebih.

Maka sebagai protes dari klub-klub yang tidak puas dengan Kepemimpinan Johar Arifin, mereka mengikuti Kompetisi Liga Super Indonesia yang telah lama bergulir dan pada dasarnya PSSI masih terikat Kontrak dengan Badan Liga Indonesia yang melaksanakan Liga Super Indonesia.

Dengan adanya Liga Super Indonesia yang lebih diminati klub-klub elit seperti Persija, Persib, Sriwijaya FC, dan Persipura, PSSI tak tinggal diam, sekarang ganti PSSI yang dipimpin oleh Johar Arifin yang mengeluarkan ancaman akan mendenda klub-klub Peserta Liga Super hingga tidak memanggil pemain-pemain yang mengikuti kompetisi Liga Super Indonesia.

Ancaman itu tak pelak mendapat protes keras dari Pelatih Timnas U23 Rahmad Darmawan. RD (Sebutan dari Rahmad Darmawan) berperang mulut denga pimpinan PSSI sekarang. Dia mengatakan bahwa seorang pemain memiliki kebebasan dalam memilih klub yang akan dibela. Apabila klub tersebut melenceng dari PSSI adalah tanggung jawab penuh dari Tim yang dibela dan bukan kesalahan dari pemain karena pemain telah terikat kontrak dengan klub tersebut.

Merasa tidak mendapat tanggapan RD yang telah membawa Timnas U23 menjadi Runner-Up Sea games pun mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pelatih Timnas U23, karena ia merasa tidak memiliki kebebasan untuk memilih pemain yang akan membela Timnas U23.

Konflik berkepanjangan ini layaknya menjadi evaluasi bagi PSSI, agar bias mendengar klub-klub yang menjadi anggotanya. Bukannya seolah menutup telinga dan matanya untuk kepentingan sekelompok orang semata. Tak selayaknya PSSI bertingkah seperti anak-anak yang selalu menuruti egonya.

Selasa, 22 November 2011

Penjara Termahal


Ada-ada saja di Indonesia ini. Penjara yang seharusnya membuat jera, kini bisa disulap menjadi tempat yang nyaman dihuni, bahkan dengan fasilitas yang lengkap, mulai dari pendingin udara, TV, hingga yang paling parah terjadi praktek prostitusi dipanjara.
Setelah Artalyta Suryani yang tertangkap basah sedang melakukan perawatan di Rutan Pondok Bambu, kini terungkap satu kasus lagi. Ialah Syaripudin S Pane, yang ditahan pada tahun 2008 telah merekam sebanyak 27 slot film yang berisi fasilitas di Rutan Salemba lewat ponselnya.
Dalam surat kabar “Warta Kota” dijelaskan, menurut Saripudin S Pane, untuk memperoleh kamar mewah dari tahanan dipenjara masuk hingga bebas dipungut uang sebesar 30 juta rupiah, dan uang kebersihan, keamanan, serta listrik sebesar 1.250.000 rupiah.
Kalau seperti itu, dipenjara di Lembaga Permasyarakatan sama saja dengan menginap dihotel. Karena kamar bisa dipesan, fasilitas memadahi, dapat bonus bisa pesan perempuan dengan tarif 50 ribu per 20 menit tapi ditoilet Rutan, untuk yang berduit tarifnya 500 ribu per jam yang lokasinya di Ruang kerja staf karyawan yang berada dilantai 2 Rutan Salemba.
Pada Selasa 22 November 2011 malam sedikit saya mendengar dari dialog yang disu=iarkan salah satu TV Swasta mengatakan bahwa, sejak 30 tahun yang lalu banyak tahan yang merasa lebih nyaman berada dirutan. Karena hidup dirutan lebih terjamin dari pada hidup diluar yang harus pontang-panting bekerja.
Jika kedaannya begini bagaimana tahanan bisa jerah?. Pengawasan dari pihak-pihak terkait harusnya lebih ditekankan agar kejadian tersebut tidak terulang lagi. Jntuk tahanan yang kurang memiliki kreatifitas seharusnya dilatih agar ketika bebas mereka tidak menganggur. Dan bisa diterima di masyarakat.

Senin, 21 November 2011

Tetap Menang Meskipun Tanpa Emas di Sepak Bola


Kita harus legawa pada pertandingan Timnas U23 Indonesia melawan Timnas U23 Malaysia senin malam kemarin. Segala kemampuan dan dan jeripayah telah mereka lakukan demi Bangsa kita Indonesia. Egi Melgiansah Cs. Telah menunjukkan performa terbaik mereka. Tapi apa mau dikata, dewi fortuna belum berpihak pada Indonesia, dan Indonesia harus menelan lagi pil pahit dengan dikalahkan oleh Malaysia.
Sejak pergelaran Piala AFF Indonesia selalu maju sebagai Finalis dan juga selalu bertemu Malaysia, tapi apa yang terjadi dilapangan, berbanding jauh ketika kita hanya melihat di layar televisi. Usaha yang dilakukan belum memberikan hasil seperti yang kita harapkan, meskipun Segala dukungan telah diberikan oleh Masyarakat belum mampu memuaskan hati Masyarakat Indonesia.
Hanya satu kekurangan dari Timnas kita, yakni keberuntungan. Mereka kalah di adu pinalti dan harus mengakui keunggulan Malaysia yang digawangi Bachtiar Badrol. Ini kali kedua Indonesia merasakan kekalahan dikandang sendiri dan dengan lawan yang sama.
Terakhir Indonesia merasaka Mendali Emas di SeaGames adalah pada tahun 1991 di Seagames di Manila, Filipina. Sebagai warga Negara yang baik, seyogyanya kita tetap bangga dengan apa yang dicapai oleh atlet-atlet kita di Seagames tahun 2011 ini. Karena Indonesia mampu mengokohkan diri sebagai juara umum di seagames kali ini.
Kita buktikan rasa Bangga kita kepada Timnas Garuda dengan selalu memberi dukungan. karena seporter setialah yang menjadi pemain ke 13 di pertandingan sepak bola. Jaya selalu Indonesia ku.

Jumat, 21 Oktober 2011

Reshuffle Yang Aneh ?????

Entah apa yang ada dibenak Presiden Repulik Indonesia ketika melakukan Reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu Jilid 2 kemarin. Ada benarnya juga Reshuffle kabinet dilakukan, namun harus dengan pertimbangan yang matang dan tidak untuk kepentinagan paratai atau kelompok semata. Karena Reshuffle Kabinet adalah untuk memajukan Negara. Namun yang terjadi sungguh aneh, ada beberapa pergantian yang semestinya tidak dilakukan. Bahkan telihat memaksakan.
Ambil saja contoh Fadel Muhammad yang merasa di dzalimi oleh Presiden Indonesia dan Partainya sendiri. Sampai saat ini kita tidak mengetahui apa kekurangan mencolok yang dilakukan Fadel Muhammad. Bahkan Fadel Muhammad mampu membuat terobosan baru dengan bekerja sama dengan Kementerian lain untuk melakukan Job Fair.
Tidak Tirima? Tentu saja tidak terima. Karena Fadel Muhammad merupakan salah satu Menteri terbaik yang ada di Indonesia. Fadel Muhammada yang dulunya menduduki jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan, digantikan oleh teman satu partainya yakni Tjitjip Sutardjo.
Bila ditilik dari kronologis memang aneh, karena Pada pukul 15.15 Fadel Muhammad mendapat Informasi bahwa dirinya tetap sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Namun pada pukul 20.00 Fadel mendapat Informasi bahwa dirinya digantikan atas permintaan dari Partai Golkar.
“Sebagai manusia biasa saya merasa Kecewa, dan sebagai muslim saya merasa didzalimi” ujar Fadel Muhammad yang diwawancarai oleh media. Semua orang pun akan kecewa jika diperlakukan seperti Fadel Muhammad.
Ada beberapa menteri yang harusnya memang diganti karena dikementeriannya macet dan kelihatan tidak ada perkembangan. Seperti saja Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang dipimpin Muhaimain Iskandar.
Sehingga muncul tanggapan bahwa Rhesuffle ini tidak akan membawa perubahan yang signifikan bagi Negara dan Rakya Indonesia yang didominasi oleh Rakyat kalangan menengah kebawah.
Satu jalan yang dirasa benar, yakni menjadikan seorang Dahlan Iskan yang diangkat sebagai Menteri BUMN. Seorang yang yang mampu membesarkan salah satu Media yang da di Indonesia.

Berikut Hasil Reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan: Marsekal TNI Purn Djoko Suyanto
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Hatta Rajasa
Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat: Agung Laksono
Menteri Sekretaris Negara: Sudi Silalahi
Menteri Dalam Negeri: Gamawan Fauzi
Menteri Luar Negeri: Marty Natalegawa
Menteri Pertahanan: Purnomo Yusgiantoro
Menteri Hukum dan HAM: Amir Sjamsuddin (menggantikan Patrialis Akbar)
Menteri Keuangan: Agus Martowardjojo
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Jero Wacik (menggantikan Darwin Zahedy Saleh)
Menteri Perindustrian: MS Hidayat
Menteri Perdagangan: Gita Wirjawan (menggantikan Mari Elka Pangestu)
Menteri Pertanian: Suswono
Menteri Kehutanan: Zulkifli Hasan
Menteri Perhubungan: EE Mangindaan (menggantikan Freddy Numberi)
Menteri Kelautan dan Perikanan: Tjitjip Sutardjo (menggantikan Fadel Muhammad)
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Muhaimin Iskandar
Menteri Pekerjaan Umum: Djoko Kirmanto
Menteri Kesehatan: Endang Rahayu Sedyaningsih
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: M Nuh
Menteri Sosial: Salim Segaf Aljufrie
Menteri Agama: Suryadharma Ali
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Mari Elka Pangestu (menggantikan Jero
Wacik)
Menteri Komunikasi dan Informatika: Tifatul Sembiring
Menneg Riset dan Teknologi: Gusti Mohammad Hatta (menggantikan Suharna Surapranata)
Menteri Negara Urusan Koperasi dan UKM: Syarifudin Hasan
Menneg Lingkungan Hidup: Beerth Kambuaya (menggantikan Gusti Moh Hatta)
Menneg Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Linda Agum Gumelar
Menneg Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Azwar Abubakar
(menggantikan EE Mangindaan)
Menneg Pembangunan Daerah Tertinggal: Helmy Faisal Zaini
Menneg PPN/Kepala Bappenas: Armida Alisjahbana
Menneg BUMN: Dahlan Iskan (menggantikan Mustafa Abubakar)
Menneg Perumahan Rakyat: Djan Faridz (menggantikan Suharso Manoarfa)
Menneg Pemuda dan Olahraga: Andi Mallarangeng

Pejabat Negara:

Ketua Unit Kerja Presiden Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan: Kuntoro Mangkusubroto
Kepala BIN (Badan Intelijen Negara): Letjen TNI Marciano Norman (menggantikan
Jenderal Pol Purn Sutanto) eloan mortgage.


Selain itu, Presiden juga menunjuk para wakil menteri. Berikut ini adalah daftar calon wakil menteri:

Wakil Menteri Pertanian: Rusman Heriawan.
Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan: Wiendu Nuryanti
Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan: Musliar Kasim
Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Eko Prasodjo
Wakil Menteri Keuangan: Mahendra Siregar (sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Perdagangan)
Wakil Menteri Perdagangan: Bayu Krisnamurthi (sebelumnya menjabat sebagai Wakil
Menteri Pertanian)
Wakil Menteri BUMN: Mahmuddin Yasin (sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Kementerian BUMN)
Wakil Menteri Kesehatan Ali Gufron
Wakil Menteri Luar Negeri Wardana
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Sapta Nirwandar
Wakil Menteri ESDM: Widjajono Partowidagdo
Wakil Menteri Agama: Nasaruddin Umar
Wakil Menteri Hukum dan HAM: Denny Indrayana

Sebelumnya, Presiden juga telah menetapkan wakil menteri di bawah ini:

Wakil Menteri Pertahanan: Sjafrie Sjamsoeddin
Wakil Menteri Perindustrian: Alex Retraubun
Wakil Menteri Perhubungan: Bambang Susantono
Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional: Lukita Dinarsyah Tuwo
Wakil Menteri Keuangan: Anny Ratnawati
Wakil Menteri Pekerjaan Umum: Hermanto Dardak

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Host